Setelah sekian lama hanya berani mencigap-cigap saja di blog ini, akhirnya saya memberanikan diri untuk menulis barang sepatah dua kata. Benar adanya perkiraan saudara Fafdal, telah sampai kemajuan teknologi ke t4 saya berada, sehingga ringkaslah dunia ini terasa, yang jauh menjadi dekat, yang lupa menjadi ingat. Tiada terkira senangnya hati saya, melihat kembali teman2 lama, walaupun hanya melalui tulisan, tapi rasa terngiang suara teman2 di telinga saya... Kalau lah benar kabar yang tersiar, bahwa sagu M. Mekki sudah mengendap, a selamat saya ucapkan, memang lihai benar kawan yang satu ini. Memang perlu kiranya M.Fafdal dan M.Fauzan mempertimbangkan untuk mengikuti jejak beliau (itu siapa teman yang berlidah tajam di bawah, "lapuk tergantung" katanya M.Fafdal dan M.Fauzan)... Oya, hampir lupa saya, kemarin ada M.Ben meng-sms saya, tapi karena kesibukan yang tiada terkira, hingga terabaikan begitu saja, melalui ini saya mohon maaf sepuluh jari... Demikian juga untuk teman2 lainnya : Edi DJ, Jilbab, Dian Herawan, Rifel, Upiak, Catuk, Tabuk dan yang lainnya yang tidak disebutkan nama dipanggilkan gelar, betapa besar kerinduan untuk bertemu.
Demikian saja dulu dari saya...
Salam dari seberang lautan...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
1 komentar:
Menyentuh skali kata2mu Gahat, daku pun merasa demikian..
Tapi biarlah inya jua nan ka bardosa.. :-)
Tuhan mendengarkan doa orng2 teraniaya, seperti Gahat mah,,!!
Tapi klo Gahat merasa teraniaya dek nya, mudah2 iya hendaknya.. Ha2xx
klo kita lai tidak do.. :-)
Salam rindu juga untuk dirimu..
Posting Komentar